Dasar Pemograman C++

Posted: April 17, 2010 in Daspro
Tags:

A. Sejarah Bahasa C
Akar dari bahasa C adalah dari bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards
pada tahun 1967.Bahasa ini memberikan ide kepada Ken Thompson yang kemudian
mengembangkan bahasa yang disebut dengan bahasa B pada tahun 1970. Perkembangan
selanjutnya dari bahasa B adalah bahasa C oleh Dennis Ricthie sekitar tahun 1970-an di Bell
Telephone Laboratories Inc (sekarang adalah AT&T Bell Laboratories).
B. Struktur Dasar C
Struktur Dasar C secara lengkap terdiri atas 5 bagian:
1. Pemandu Kompiler ( Preprocessor directive)
2. Deklarasi variabel global dan fungsi-fungsi tambahan
3. Kepala fungsi utama –-> main( )
4. Tubuh atau definisi fungsi utama
5. Tubuh atau definisi fungsi-fungsi tambahan
Bentuk umumnya sebagai berikut:
Header {Pemandu Kompiler dan Pendeklarasian}
main( )
{
statemen-statemen;
}
fungsi tambahan( )
{
statemen- statemen;
}
Penjelasan:
Pemandu Kompiler adalah perintah pada kompiler untuk melakukan sesuatu pada waktu
kompilasi, penulisannya diawali dengan simbol # ,diantaranya:
 #include nama file : menyisipkan isi suatu berkas kepala dalam suatu program ( file
biasanya diakhiri dengan ekstension h ( .h ), contoh : #include <stdio.h>
 #define : mensubstitusikan suatu teks dalam program, contoh : #define max 1000 {max diisi
1000}.
 #undef : menghilangkan definisi yang sebelumnya dibuat oleh #define, contoh : #undef max
Modul Remedial Dasar Pemrograman
Nama Dosen Asep Wahyudin, ST.
UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG…..2009 2
 pemandu bersyarat : #if, #else, #elif (elseif), #endif, #ifdef (if defined), #ifndef (if not
defined), pemandu bersyarat mengizinkan blok suatu program di-compile berdasarkan
syarat yang sepenuhnya ditentukan oleh pemrogram .
Program penggunaan define
#include<stdio.h>
#define utama main
#define mulai {
#define selesai }
#define pecahan float
#define tampilkan printf
#define masukkan scanf
#define kali *
#define tambah +
#define samadengan =
#define tampil getch
utama()
mulai
pecahan celcius,fahrenheit;
tampilkan(“Masukkan Nilai dalam Celcius:”);
masukkan(“%f”,&celcius);
fahrenheit samadengan celcius kali 1.8 tambah 32;
tampilkan(“%.2f celcius adalah %.2f fahrenheit \n”,celcius,fahrenheit);
tampil();
selesai
C. Variabel dan Konstanta
Variabel adalah suatu pengenal yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai dan nilai
dari variabel dapat berubah-ubah selama proses dari program.
Bentuk pendeklarasian variabel adalah: Tipe_Variabel Nama_Variabel, contoh: int x,y
Konstanta adalah suatu nilai yang tidak berubah selama proses program.Konstanta
dapat berupa numerik, karakter, string, angka bukan numerik, dan gabungan angka dan huruf.
Contoh: fahrenheit = celcius *1.8 + 32;
Dimana celcius dan fahrenheit adalah variabel ,dan 1.8 dan 32 adalah konstanta.

-mod-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s